Kyuhyun’s Thanks To make me Laugh ^^

 

Suddenly 6jib.. and 6 year debut.. how time flies…^^ [something about the Lord] Mother, father, sister, I love you!!

Kangta hyung who always appears as a role model. Minjong hyung who is raising, Boneunim (BoA) who needs a lover, Yunho hyung who is still becoming my goal, Changminah you are mine, no matter how it is, our minho always looks like Jung Yunho-line. (CNBLUE) Jonghyunnie who suddenly starts to act in drama kk, my dongsaeng Qiannie, the KYU-line wannabe Taeminnie, kindhearted Junmyeonnie (Suho) it starts from now on, the cool hoobaes SNSD, SHINee, f(x), EXO! The one who suddenly become my best friend Jaebummie, changed after being famous Huhgak hyung, the one who I lost contact with G.O. (who doesn’t contact me).

Lastly, the nest that I love, Super Junior: 30 year old Jungsoo hyung, Heenim, the much missed Hankyungie hyung, Yesung hyung, the returned Kangin hyung, Dongguri Dongdong, King Sungmin, armpit Hyuk, our Donghae, Bossman Choi, Ryeonggu, Kibummie, Henry, Seasoning hyung, E.L.F. that show us miracles, we will always be together. As always, thank you and I love you.^^

Advertisements

No Other Part 2

Singkat cerita, keluarga Kim sudah 5 bulan tinggal di rumah baru. Dan hari ini keluarga Kim, keluarga Choi dan keluarga Choi akan pergi piknik bersama di danau.

Mereka semua sepakat untuk menyewa bis yang ada ruang makan, ruang tidur dan toilet di dalamnya. Ditambah lagi ada box kecil untuk 3 anak.

Hyeri , anak perempuan satu-satunya sedang terlelap di dalam box. Kyuhyun dan Siwon sedang bermain lego dan mobil-mobilan.

“Brumm..brummm”, Siwon menggerakkan mobil ambulance. Kyuhyun yang sedang main lego menatap Siwon Continue reading

Sad Sonata part 1

 

Cast : Kim Ryeowook, Cho Kyuhyun, Kim Hyeri, Lee Raneul

Dia adalah dewi Aprodhite

 

AKU BERUMUR 14 TAHUN saat melihatnya. Tatkala di usia itu, orang-orang biasanya akan diperkenalkan dengan cinta. Tak ada bedanya denganku, cinta juga datang saat itu. Saat melihatnya pertama kali, bagai seorang buta yang baru pertama kali melihat dunia, atau bagai seorang musafir yang kehausan di padang pasir bertemu dengan sumber air. Itulah perasaanku, rasanya seperti pertama kali aku melihat surga. Perasaan yang menyenangkan saat setiap hari bisa melihatnya, meski tidak bisa mengobrol, tapi berada di sekitarnya membuat hatiku bahagia.

Hari-hariku dipenuhi dengan dirinya. Di saat senggang ataupun di saat aku tidak sengaja melewati kelasnya, selalu saja aku berusaha mengintip lewat jendela. Di adalah oksigenku, dia adalah sumber kehidupanku, aku akui aku telah jatuh cinta terlalu dalam. Kau tak akan bisa berpaling saat melihat matanya. Matanya yang indah itu selalu bercahaya saat berbicara denganmu,matanya yang akan sedikit menutup saat membaca, dan matanya yang melengkung sempurna saat tertawa. Ia tidak bangga dengan matanya itu,sepertinya ia sengaja menutupi keindahan itu dengan kacamata berbingkai hitam.

Aku memang masih kecil, masih terlalu dini untuk membedakan yang mana cinta atau suka. Tapi aku menyukai semua yang ada pada dirinya. Di mataku tidak ada wanita lain yang secantik dia. Dia adalah dewi aphroditeku. Continue reading

Karena Ku Sayang Kamu Part 4

Buat yang baru baca, Klik ini dulu biar ngerti yaa ^^

Part 1

Part 2

part 3

Sungmin POV

“Dia sudah bangun?”, tanya Appa. Aku sedang minum di dapur. Jam baru menunjukkan pukul 05.00 a.m KST

Aku mengangguk.

“Dia bilang tidak namanya siapa?”

“Cho Kyuhyun”

“Kamu sudah tanya tentang keluarganya?”

“Belum lah! Ini baru semalam appa!”, aku menggerutu kesal

Tiba-tiba Sungjin masuk, dia dongsaengku.

“Appa itu perlu dipukul Hyung! Rumah kita udah kayak panti asuhan saja”, Sungjin duduk di meja makan.

“Kalau dipukul, otaknya tambah konslet dongsaeng!”

“Hahahaha…!!”, Sungjin tertawa senang.

Appa mendelik kesal.

“Annyeonghaseyo…”, sebuah suara membuat kami serentak menoleh ke belakang.

Kyuhyun berjalan pelan-pelan. Mukanya masih pucat. Appa menarik kursi untuknya. Continue reading

Drabble : Secret Admirer being to boyfriend

Cho…kyu…hyun

Aku menghela nafas, nama itu sudah memenuhi bukuku. Aku membalik halaman, dan menulis nama itu lagi.

Tanganku menggores-gores kertas, menggambar hati yang besar, lalu menyelipkan namanya dan namaku.

Aku menghela nafas, mataku melihat gambar hati. Aku menggeleng kuat.

Dasar bodoh, mana mungkin dia menyukaimu Hyeri! Dia terlalu jauh untuk digapai.

Continue reading

You’re Our Angel, Sungmin

Cerita di FF ini fiksi belaka. Ini hanyalah imajinasi Author..

Sungmin POV

Kenapa sekarang situasinya ga enak gini? Aku tidak pernah membayangkan hubungan kita berdua akan sekacau ini. Kau tidak pernah main ke kamarku lagi.. Aku merasa, aku adalah sahabat yang sangat buruk. Bahkan terlalu buruk sampai membuatmu jauh dariku.

Ku ketuk lagi pintu kamarmu, sayup-sayup aku mendengar suara lagu dari laptopmu. Tapi sama seperti kemarin-kemarin. Kau Tidak pernah membuka pintu. Aku masih diam di depan pintu kamarmu, berharap kau akan membuka pintu. Meski dengan muka pucat sekalipun, aku ingin melihat kondisimu. Apa persahabatan kita hanya sebatas berbagi kebahagiaan? Aku ingin kau cerita padaku, cerita apa yang terjadi padamu.

Sekali lagi ku ketuk pintu kamarmu, tapi jawabannya masih sama. Pintu itu tidak membuka sedikitpun, bahkan panggilanku tidak kau jawab. Kenapa Kyuhyun-ah? Ada apa?

“Baiklah, ini yang terakhir. Kalau masih tidak dibuka, selamanya aku tidak akan pergi ke sini lagi”, ucapku dalam hati. Hana…Dul…Set..

TOK…TOK..TOK..

Aku menghitung angka dari  1 sampai 10. Tapi sampai hitungan terakhir, kau masih sama, diam membisu di dalam kamar.

“Oke.. Silahkan membusuk di dalam sana. Aku tidak pernah memaksa seseorang bercerita. Tapi, aku minta maaf. Di saat kau seperti ini aku tidak bisa diandalkan. Mianhe Kyunnie…”, kataku. Aku yakin kau mendengar ucapanku tadi Kyuhyun. Tapi kenapa tidak kau buka juga? Continue reading

Snow White Part 1

Some day My Prince Will Come

Some day we’ll meet again

And away to his castle we’ll go

To be happy forever i know

Some day when spring is here

We’ll find our love anew

And the bird will sing

And wedding bell will ring

Some day when my dreams come true

Continue reading

Karena Ku Sayang Kamu Part 3

Ketika Cinta dihadapkan pada pilihan

Pilihan mana yang akan ku pilih

Membahagiakannya atau membahagiakan diriku?

 

Setelah mengantar Hyeri, Sungmin membawa mobinya menuju jalanan Seol.

Sungmin sengaja melajukan mobilnya lambat. Ia ingin menikmati pemandangan kota Seoul. Hatinya sangat senang. Rasanya semuanya bergerak seperti keinginannya.

Pertama kali melihat Hyeri, saat itu dia dibawa ke rumah sakit untuk dirawat. Kebetulan sekali waktu itu Sungmin jadi dokter jaga. Pertemuan pertama yang berlangsung tidak wajar.

Namun, lama-kelamaan, cinta itu tumbuh. Hyeri seakan jadi magnet bagi Sungmin untuk datang ke rumah sakit sesering mungkin. Diam-diam Sungmin sering memerhatikan Hyeri. Mata Hyeri yang kosong dan selalu menangis, badannya yang kurus. Awalnya Sungmin kira perasaan ini Cuma simpati biasa. Tapi ternyata hal itu diluar perkiraannya.

Sejak itulah Sungmin bertekad kalau ia akan menjadi penjaga Hyeri. Ia ingin membuat Hyeri sadar, bahwa dunia ini indah. Bahwa ada lelaki lain yang mencintainya. Lelaki yang bersedia berkorban untuknya.

…………….

Sungmin PoV

Aku baru saja masuk ke dalam rumah tapi tiba-tiba Appa datang dan menarikku ke dalam kamar. Aku melihat ada seorang pria asing tidur di atas tempat tidurku.

“Siapa dia?”

“Mollaseo. Appa lihat dia pingsan, jadi Appa bawa ke sini”, Appa menarik tanganku mendekat ke pria itu.

“Coba kau periksa dia. Tolong kasih dia makan, itu makanannya”, tunjuk Appa ke meja di sebelah tempat tidur. “Appa yakin dia belum makan”

“Tapi Appa….”, aku coba protes.

“Kasihanilah dia Sungmin-ah. Sepertinya dia tidak punya rumah”

“Tapi dia siapa?”

“Appa tidak tahu. Tapi kalau melihat dia, appa jadi ingat kamu. Sepertinya kalian seumuran”

Aku menunduk menatapnya. Wajahnya pucat. Sepertinya Appa benar, dia belum makan. Wajahnya sangat tirus, pipinya cekung, dan bibirnya gemetaran. Continue reading

Karena Ku Sayang Kamu Part 2


Saat kaki ini lelah mengikuti langkahmu

Aku akan pergi


2 TAHUN KEMUDIAN

 

Hyeri POV

“Whuwah…. makanannya mahal-mahal semua!” , aku meringis melihat daftar menu. Pria di depanku tersenyum.

“Pesan apa saja yang kamu suka chagi. Nanti aku yang bayar”

“Aniya! Kan janjinya aku yang traktir”

“Kali ini aku yang traktir”, paksanya.

Aku mengangguk saja. “Kalau begitu, Bulgogi satu, jus mangga satu”.

Aku menatap pria di depanku. Kemeja garis-garis biru muda semakin membuatnya tampan.

“Hhhmmm…Kamu mau apa Sungmin-ah?”

“Sama denganmu”, jawabnya sambil tersenyum.

Lalu waitress mencatat pesanan kami.

“Chagiya….”, panggil Sungmin.

“hem?”

“Kau ingat hari ini hari apa?”

Aku mengangguk pasti. “Tentu saja. 25 oktober kan? 2 bulan kita jadian”

Sungmin mengambil tangan kananku dan menggenggamnya. “ Aku mau minta sesuatu. Kamu mau menyanggupinya?”

Aku berpikir sebentar. “Apa dulu?”

“Kalau aku bilang, berarti kamu harus setuju buat menuhin permintaan aku”

“Ok! Apa permintaanmu?”

Sungmin menatap ku lembut. “Popo”

“Hah?”, aku yakin mukaku sudah merah.

“Hahaha…. Bercanda!”. Sungmin tertawa senang.

Aku merengut sebal. Kali ini Sungmin membelai wajahku. “Besok ikut aku ke rumah ya! Aku mau ngenalin kamu sama Omma dan Appa. Sama adikku juga”

“Heh?”

“Aku ingin mereka tahu kalau aku punya yeojachingu”, ucapan Sungmin membuatku bangga.

“Ne…”

Sungmin masih memandang wajahku.

“Waeyo?”

“Ani. Yang permintaan pertama tadi kapan bisanya?”

“Ya, Sungmin-ah!”

“Salah! Bukan Sungmin, tapi Chagiya…”

Aku rasa jantungku sudah tidak ada di tempatnya lagi. Aku butuh jantung baru!

“Panggil aku Chagiya..”, ucapnya.

“Aku tidak bisa. Aku malu..”

“Malu? Kenapa harus malu? Kan kita pernah pelukan”

“Awwkh!”.

Aku cubit tangan Sungmin kuat-kuat.

“Chagi,, kau kasar sekali”, ia meniup-niup tangannya yang kucubit.

Waitress datang membawa pesanan kami.

Lalu kami makan dengan tenang. Sesekali Sungmin Oppa  menyuapiku. Continue reading